Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Trisakti melalui pendanaan Kemendidikan Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) dalam skema Hibah BIMA, telah menyelenggarakan program PkM dengan judul “Optimalisasi Penataan Hak Pengelolaan Sumber Daya Air Berkelanjutan menuju Kawasan Bebas Banjir di RT. 014, Kelurahan Pejuang, Kota Bekasi.” Program yang dilaksanakan memiliki tujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat, memperkuat tata kelola pengelolaan sumber daya air, serta mengurangi risiko genangan dan banjir melalui partisipasi aktif warga.
Kegiatan PkM ini diketuai oleh I Gede Yudi Arsawan, SH., M.Kn dari Fakultas Hukum Universitas Trisakti, dengan anggota Dr. Endah Kurniyaningrum, S.T., M.T. dari Fakultas Teknologi Sipil dan Perencanaan Universitas Trisakti, dan Gisca Nurannisa, S.H., LL.M. dari Fakultas Hukum Universitas Trisakti yang ketiganya merupakan dosen, serta Siti Nur Naura Alala, Angelica Keysha Ivana Sitompul dan Althea Aulia yang merupakan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Trisakti.
Lingkungan RT 014/RW 017 dipilih karena wilayah tersebut sering mengalami genangan dan banjir terutama pada musim hujan, yang diakibatkan oleh lokasinya yang berdekatan dengan sungai kapuk yang sudah dangkal akibat sedimen, keterbatasan kapasitas drainase, serta penyumbatan saluran oleh sampah.
Oleh karena itu, tim PkM Universitas Trisakti melihat potensi besar untuk masyarakat RT 014/RW 017 Kelurahan Pejuang yang kemudian juga disambut hangat oleh Ketua RT, yaitu Bapak Izaak Lainsamputty, S.Pi., M.M..

Rangkaian kegiatan PkM dimulai pada tanggal 16 Mei 2026 dengan Sosialisasi dan Focus Group Discussion (FGD) bersama warga dan pengurus RT 014/RW 017 Kelurahan Pejuang.
Tim PkM memperkenalkan konsep serta teknologi tepat guna yang ditawarkan dan berdiskusi untuk memahami kebutuhan masyarakat serta mengidentifikasi titik rawan genangan, kondisi drainase, serta kebutuhan penyusunan SOP mitigasi banjir berbasis masyarakat.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pelatihan penguatan tata kelola dan kewenangan pengurus RT. Para peserta dibekali pengetahuan praktis mengenai pengelolaan sumber daya air dan mitigasi banjir termasuk penyusunan prosedur operasional dan pembagian peran saat kondisi darurat.
Salah satu bentuk upaya yang dilakukan dalam pengelolaan sumber daya air adalah pembangunan sumur resapan. Sumur resapan berfungsi untuk menampung air hujan dan meningkatkan infiltrasi air ke dalam tanah, sehingga dapat mengurangi limpasan permukaan serta mengurangi beban pada sistem drainase.
Dalam konteks wilayah RT 014/RW 017, sumur resapan dapat menjadi salah satu upaya pendukung dalam mengurangi potensi genangan, khususnya dengan mengendalikan sebagian air hujan sebelum masuk ke jaringan drainase.
Ketua tim PkM Universitas Trisakti menyatakan, program ini menjadi wujud nyata komitmen perguruan tinggi dalam memberikan solusi bagi masyarakat. “Kamimerasa senang karena diberi kesempatan oleh Kemdiktisaintek melalui Pendanaan DPPM TA 2026 untuk dapat melaksanakan kegiatan pengabdian bersama masyarakat, dengan harapan program kami dapat mengurangi dampak bencana banjir sehingga kegiatan perekonomian masyarakat tidak sering terganggu,” ujarnya.
Ketua RT 014/RW 017 Kelurahan Pejuang, Bapak Izaak Lainsamputty, S.Pi., M.M. menyampaikan rasa terima kasihnya. “Harapan kami, lewat kegiatan-kegiatan ini bisa sangat membantu kami terutama dalam menanggulangi masalah lingkungan, khususnya masalah banjir.
Harapan kami tidak sampai di sini, mungkin kedepan kita bisa ada kerja sama lagi untuk mengembangkan lingkungan kita jadi lebih baik dan rapi.” ucapnya.
Program Hibah PkM BIMA Universitas Trisakti ini menjadi contoh sukses kolaborasi antara dunia akademis dan masyarakat dalam membangun sistem mitigasi banjir berbasis masyarakat melalui penyusunan SOP yang terstruktur, partisipatif, dan berkelanjutan.





Komentar