Wisata
Beranda » Berita » Merasakan Suasana Speakeasy Zaman 1930-an di Cocktail Bar Ubud

Merasakan Suasana Speakeasy Zaman 1930-an di Cocktail Bar Ubud

Bar bergaya 1930 an
Bar bergaya 1930 an

Wisata malam di Ubud memang berbeda dari gemerlapnya pesisir selatan Bali. Pinstripe Bar, cocktail bar di Ubud bergaya speakeasy tahun 1930-an yang berdiri di tengah hamparan sawah, menjadi tempat yang menunjukkan perbedaan tersebut dengan sempurna.

Di sini tidak ada dentuman musik yang memekakkan telinga atau kerumunan yang bergegas berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Sebagai gantinya, kamu menemukan ruangan bercahaya lilin, koktail yang diracik tanpa terburu-buru, dan malam yang berjalan dengan tempo yang kamu tentukan sendiri.

Apa Itu Speakeasy dan Mengapa Konsepnya Hidup Kembali

Istilah speakeasy lahir di Amerika pada era Prohibition tahun 1920-an, ketika produksi, penjualan, dan distribusi minuman beralkohol dilarang dan bar-bar rahasia bermunculan di balik pintu tertutup tanpa tanda. Justru karena tersembunyi, tempat-tempat ini dituntut untuk istimewa.

Racikan harus berkualitas, suasana harus intim, dan setiap tamu harus diperlakukan sebagai bagian dari rahasia yang sama. Hampir seabad kemudian, konsep itu hidup kembali di berbagai kota besar di dunia. Kini semangat tersebut hadir kembali melalui berbagai speakeasy di Bali, membawa keanggunan era itu ke tengah alam tropis pulau ini.

Ubud Setelah Matahari Terbenam

Speakeasy cocktail bar ubud

Semangat speakeasy itu menemukan rumah yang tepat di Ubud. Berbeda dengan Seminyak atau Canggu, wisata malam Ubud tidak dibangun di atas beach club dan lampu neon. Kota ini dikelilingi oleh hutan dan sawah. Geografi inilah yang membentuk karakter malamnya.

Menikmati Keajaiban Komodo Boat Tour: Petualangan Laut yang Tak Terlupakan di Labuan Bajo

Suasananya lebih tenang, lebih intim, dan lebih cocok untuk percakapan panjang daripada pesta yang riuh. Bagi banyak pelancong dewasa, justru inilah versi malam Bali yang paling memuaskan, malam yang tidak menuntut apa-apa selain kesediaan untuk duduk lebih lama.

Suasana 1930-an di Pinstripe Bar

Karakter malam yang tenang itu mencapai bentuk paling matangnya di Pinstripe Bar. Begitu kamu melangkah masuk, tempo malam langsung berubah.

Meja bar dari marmer Carrara sepanjang delapan meter membentang di tengah ruangan, panel kayu gelap bertemu dengan detail Art Deco, dan cahaya hangat jatuh pada kursi-kursi kulit.

Dari teras terbuka, hamparan sawah dan Lembah Maha Raja membentang luas. Menjelang senja, matahari terbenam menjadi pembuka malam yang sulit dilupakan.

Sebagai bar bergaya 1930-an, Pinstripe juga mengundang tamunya untuk berdandan sesuai dengan semangat era tersebut. Busana smart casual di sini bukan sekadar aturan, melainkan bagian dari pengalaman.

Alun Alun Tugu Malang Tempat Wisata Favorit Keluarga Di Kota Malang

Datang dengan busana yang sesuai adalah cara paling sederhana untuk larut dalam suasana Roaring Twenties yang dihidupkan oleh ruangan ini.

Koktail Signature dan Musik Live

Suasana hanyalah setengah cerita, dan setengah lainnya ada di dalam gelas. Menu koktail signature Pinstripe bernama The Clairvoyant, sebuah koleksi yang terinspirasi dari perjalanan hidup seniman Meksiko Miguel Covarrubias, sosok yang dijuluki “The Clairvoyant” karena kemampuannya membaca perubahan zaman.

Setiap koktail terinspirasi oleh tokoh-tokoh yang mewarnai perjalanan hidup sang seniman, mulai dari gemerlap Harlem pada tahun 1920-an hingga kehidupan Bali pada tahun 1930-an.

Untuk merasakan semangat era itu, Old Fashioned yang diracik menggunakan Bulleit Rye dan bourbon adalah pilihan klasik yang tidak pernah salah, sementara Solera Barrel Negroni yang dimatangkan dalam barel selama 2 tahun menawarkan versi yang lebih dalam dan halus.

Pada Jumat dan Sabtu malam, musik live mengisi ruangan dan melengkapi suasana tanpa pernah menenggelamkan percakapan. Perpaduan inilah yang menjadikan Pinstripe salah satu cocktail bar di Ubud yang paling layak masuk ke dalam rencana perjalananmu.

Alun Alun Blora Tempat Wisata Budaya dan Sejarah yang Menarik untuk Dikunjungi

Rencanakan Malam Kamu di Cocktail Bar Ubud

Old fashioned cocktails

Sebagai tempat nongkrong di Ubud yang dirancang untuk malam yang tidak terburu-buru, Pinstripe Bar buka setiap hari pukul 16.00 hingga 23.30, dengan menu makanan yang tersedia pukul 17.00 hingga 21.00. Reservasi sangat dianjurkan, terutama pada akhir pekan saat musik live berlangsung.

Untuk menikmati suasana speakeasy yang tenang di tengah Ubud, lakukan reservasi terlebih dahulu melalui situs resmi Pinstripe Bar, terutama jika kamu berencana datang menjelang senja atau pada akhir pekan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement