DERETAN – Lampung Timur mencatat capaian positif dalam pengembangan sektor pariwisata sepanjang tahun 2025. Berbagai event pariwisata kreatif berhasil diselenggarakan dan dinilai berkontribusi dalam memperkuat citra Lampung Timur sebagai daerah yang aktif mengembangkan potensi wisata berbasis budaya, ekonomi kreatif, dan kearifan lokal.
Penggiat wisata Lampung Timur, Reza Azis Mukti, menilai keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kolaborasi dan dukungan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur di bawah kepemimpinan Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah, yang secara konsisten mendorong sektor pariwisata dan ekonomi kreatif sebagai bagian dari strategi pembangunan daerah.
Rangkaian Event Pariwisata Digelar Sepanjang 2025
Sepanjang 2025, Lampung Timur menggelar sejumlah event pariwisata, di antaranya Festival Dayung, Festival Lada dan Kakao, Festival Bonsai, Festival Baleganjur, Festival Musik Kreatif, Festival Kuliner Kue Legit, Fashion Show Pugung, serta Festival Way Kambas.
Event-event tersebut mengangkat beragam potensi lokal, mulai dari olahraga tradisional, komoditas unggulan daerah, seni dan budaya, hingga promosi kawasan konservasi. Penyelenggaraan kegiatan melibatkan pemerintah daerah, komunitas, pelaku UMKM, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Kolaborasi Pemerintah Daerah dan Komunitas Jadi Kunci
Menurut Reza, rangkaian event pariwisata kreatif ini merupakan hasil dari kolaborasi lintas sektor antara pemerintah daerah, komunitas pariwisata, pelaku ekonomi kreatif, serta masyarakat. Dukungan kebijakan dan fasilitasi dari Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah, dinilai membuka ruang partisipasi yang luas bagi komunitas untuk terlibat aktif dalam pengembangan pariwisata daerah.
“Kolaborasi menjadi kunci. Pemerintah daerah memberikan ruang, sementara komunitas dan pelaku usaha mengisi dengan ide, kreativitas, dan inovasi,” ujar Reza.
Dorong Ekonomi Kreatif dan UMKM Lokal
Penyelenggaraan event pariwisata juga dinilai berdampak pada penguatan ekonomi kreatif lokal. Sejumlah pelaku UMKM memanfaatkan momentum event untuk mempromosikan produk unggulan daerah, memperluas pasar, serta meningkatkan nilai tambah produk berbasis budaya dan kearifan lokal.
Selain itu, rangkaian event tersebut turut menciptakan efek berganda terhadap sektor pendukung, seperti kuliner, transportasi, perhotelan, dan jasa kreatif lainnya.
Perkuat Promosi Destinasi Wisata Lampung Timur
Melalui berbagai event pariwisata kreatif, Lampung Timur semakin dikenal sebagai daerah yang memiliki beragam destinasi wisata, baik wisata alam, budaya, sejarah, maupun wisata konservasi. Festival Way Kambas menjadi salah satu contoh pemanfaatan event sebagai sarana promosi kawasan konservasi nasional yang menjadi ikon pariwisata Lampung Timur.
Pendekatan pariwisata kreatif berbasis kolaborasi ini dinilai sejalan dengan upaya membangun pariwisata berkelanjutan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Harapan Pengembangan Event Pariwisata Tahun 2026
Ke depan, Reza berharap pada 2026 penyelenggaraan event pariwisata di Lampung Timur dapat dikemas lebih terencana, berkelanjutan, dan memiliki karakter yang kuat. Penguatan konsep, peningkatan kualitas penyelenggaraan, serta strategi promosi digital yang terintegrasi menjadi catatan penting untuk pengembangan ke depan.
Dengan keberlanjutan kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Lampung Timur di bawah kepemimpinan Bupati Ela Siti Nuryamah, komunitas, dan pelaku usaha, sektor pariwisata diharapkan mampu menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus memperkuat posisi Lampung Timur sebagai destinasi wisata di tingkat regional dan nasional.





Komentar