DERETAN – JAKARTA – Sebagai wujud komitmen terhadap penerapan Manajemen Keselamatan Kebakaran Gedung (MKKG), pengelola Pelindo Tower menyelenggarakan Simulasi Penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) yang melibatkan seluruh pengelola gedung, tenant, serta petugas operasional terkait, Selasa (6/1/2025).
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kapasitas seluruh penghuni gedung dalam menghadapi potensi kebakaran sejak dini. Melalui simulasi ini, peserta dibekali pemahaman menyeluruh mengenai prosedur penanganan awal keadaan darurat yang tepat, cepat, dan aman, sehingga risiko dan dampak kebakaran dapat diminimalkan.
Simulasi dilaksanakan secara terstruktur dan komprehensif, meliputi pengenalan berbagai jenis APAR, pemahaman klasifikasi kebakaran, teknik penggunaan APAR yang benar, hingga praktik langsung pemadaman api dalam skenario simulatif. Seluruh rangkaian kegiatan dipandu oleh tim profesional yang kompeten di bidang keselamatan dan proteksi kebakaran gedung.
Plt. Direktur Utama PT Menara Maritim Indonesia, Rudy Istiawan menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan perusahaan dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, andal, dan berkelanjutan.
“Keselamatan adalah prioritas utama dalam pengelolaan gedung. Melalui simulasi penggunaan APAR ini, kami ingin memastikan seluruh penghuni Pelindo Tower memiliki kesiapan, pengetahuan, dan kesadaran yang sama dalam menghadapi risiko kebakaran, sehingga potensi kerugian dapat ditekan sejak tahap awal,” ujar Rudy Istiawan.
Lebih lanjut, simulasi ini juga menjadi bagian dari upaya Pelindo Tower dalam memenuhi standar keselamatan gedung, kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku, serta penerapan best practice di bidang Health, Safety, Security, and Environment (HSSE).
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Pelindo Tower menegaskan komitmennya untuk terus membangun budaya keselamatan (safety culture) yang kuat, kolaboratif, dan berorientasi pada perlindungan seluruh penghuni gedung serta keberlangsungan operasional jangka panjang.





Komentar